Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bom Bunuh Diri Didepan Gereja Katedral Makassar, Ini Sikap FKPT

Minggu, 28 Maret 2021 | 23:18 WITA Last Updated 2021-03-28T15:18:05Z
Kasubdit PM, Moch. Chairil Anwar, S.H (Foto: Istimewa) 


Jakarta
- Forum Koordinasi Penanggulangan Teroris (FKPT) melalui Kapala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT RI) memberikan pernyataan sikap terkait kejadian bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar


Kasubdit PM, Moch. Chairil Anwar, S.H mengatakan pihak memiliki pertnyaan sikap terjadi kejadian tersebut, sebagai berikut: 


1. Mengutuk keras terjadinya bom bunuh diri.


2. Pelaku bom bunuh diri tersebut telah terpapar paham radikalisme dan terorisme.


3. Menegaskan bahwa aksi tersebut tidak terkait dengan agama tertentu.


4. Radikalisme dan terorisme musuh kemanusiaan.


5. Bahwa semua Agama tidak ada yang mengajarkan aksi terorisme (bom bunuh diri).


6. Menghimbau masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap harus waspada dan tetap solid. Semua elemen masyarakat harus berkolaborasi dalam menghalau dan melawan paham radikalisme dan terorisme bersama setia lapisan mastarakat.


KasubditKas memgajak semua organisasi masyarakat, kepemudaan, mahasiswa hingga pelajar untuk membuat Video sebagai kontra narasi terkait Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar.


×
Berita Terbaru Update