![]() |
| Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawati S. Nuna, S.Ag., M.H (Foto: Penadata.id) |
Kota Gorontalo - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawati S. Nuna, S.Ag., M.H menargetkan Kota Gorontalo akan menjadi contoh di seluruh Indonesia terkait moderasi beragama.
"Saya menargetkan kota Gorontalo akan menjadi contoh moderasi beragama, bukan hanya di Gorontalo, tapi di seluruh Indonesia," Kata Dr. Hj. Misnawati S. Nuna, S.Ag., M.H usai memberikan pembinaan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Kota Gorontalo, Kamis (18/3/2021
Misnawati menjelaskan pendidikan agama menjadi salah satu dasar untuk menjadi moderasi beragama. Pemikiran yang terbuka, dan toleran menjadi hal yang patut dilaksanakan setiap umat beragama, meski pemahaman kita berbeda-beda.
"Dengan hal itu, kita dapat menghindari hal-hal yang bersifat kekerasan, yang akan menyebabkan mereka menilai bahwa pendapatnya sendiri yang benar," ujarnya
Misnawati menambahkan dengan melakukan acara agama dengan baik dan benar semua kepercayaan masing-masing, akan membentuk pemikiran yang terbuka, dan moderasi beragama di Kota Gorontalo bisa lebih terlihat lagi.
"Kita juga saat ini menggandeng beberapa organisasi yang juga fokus menjaga keberagaman, dan itu merupakan langka awal kita dalam melakukan moderasi beragama," ucapnya
Terkahir, dia berharap kota Gorontalo yang menyoritas beragama Islam, tidak terganggu dengan paham-paham radikalisme demi stabilitas keamanan Kota Gorontalo dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Saya kira perkataan Mentri Agama sangat jelas, dimana agama harus menjadi inspirasi bukan aspirasi," tutup Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawati S. Nuna, S.Ag., M.H
