Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Jelang Ramadhan Kakankemenag Kota Gelar Halal Bi Halal

Jumat, 09 April 2021 | 23:28 WITA Last Updated 2021-04-09T16:06:56Z

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty Nuna, M.H (Foto: Opan)

Kota Gorontalo - Menjelang bulan suci Ramadhan, Kementerian Agama Kota Gorontalo menggelar Halal Bi Halal yang bertempat di halaman gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).


Acara yang digelar, Jumat (09/04/2021) sore tadi, mengusung tema; "Menghalau Gerakan Transnasional dengan Membumikan Moderasi Beragama Menuju Persaudaraan Sejati".


Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty Nuna, M.H mengatakan, Halal Bi Halal yang rutin  diselenggarakan ini betujuan membersihkan diri menjelang bulan ramadhan.


"Menjelang bulan ramadhan, tentunya kita sudah harus membersihkan hati kita sebelum kita melaksanakan ibadah kepada Allah SWT,"


Menurutnya, sebelum memasuki bulan suci ramadhan saling memaafkan antar sesama manusia menjadi suatu kewajiban bagi umat muslim.


"Allah tidak akan menerima ibadah kita, kalau kita masih ada kesalahan sengaja maupun tidak sengaja kepada saudara kita. Sehingga kalau urusan sesama manusia selesai maka masuk di bulan suci ramadhan kita tinggal memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT," pungkasnya.


Misnawaty juga menjelaskan, dengan mengangkat tema di atas, ada tiga hal penting yang ingin ia jelaskan yakni; transnasional, moderasi dan persaudaraan.


"Transnasiaonal ini adalah sebuah paham yang sebenarnya imbas dari keterbukaan informasi baik itu hubungan antar negara di bidang ekonomi dan sosial. Tapi kemudian transnasional ini di hubung-hubungkan dengan paham agama tertentu, yang pada gilirannya kemudian menyebabkan paham-paham tersebut menyimpang," jelas Misnawaty.


"Sampai pada keinginan merubah negara kita menjadi paham khilafah misalnya. Kemudian ada juga yang mempunyai pikiran untuk ikut terlibat dalam isis dan lain sebagainya," lanjutnya.


Selanjutnya, terkait moderasi beragama Misnawaty mengatakan spiritnya masih sama dengan Menteri Agama, yaitu membangun paham beragama masyarakat yang tidak ekstrim atau beradah di tengah.


"Terakhir, kenapa persaudaraan sejati. Karena yang kita maksud adalah antara sesama muslim dan juga orang gorontalo harus saling menerima meski memiliki perbedaan baik itu suku, ras maupun agama," terang Misnawaty.


Turut hadir dalam acara itu, Polres Kota, Dandim 1304, Kesbangpol Kota, Ketua MUI Kota, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Ketua FKUB, Ketua Baznas Kota Gorontalo.

×
Berita Terbaru Update