![]() |
| Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo (Foto: Istimewa) |
Opini - Perhutanan sosial (PS) yang sampai saat ini di gembar gemborkan oleh pemerintah pusat menjadi salah satu solusi dalam menangani permasalahan konflik kawasan. Kegiatan perhutanan sosial dilakukan di areal kawasan hutan negara, hutan hak, maupun hutan adat. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh masyarakat setempat, beserta pemerintah, maupun juga tenaga fasilitator lapangan.
Adapun tujuan dari perhutanan sosial ini ialah untuk menyamakan presepsi tentang pengelolaan hutan serta mencari solusi dari konflik-konflik tenurial maupun kehutanan. Dengan menerapkan berbagai macam skema. Adapun skema dari perhutanan sosial ini ialah:
1. Hutan Desa (HD)
2. Hutan Kemasyarakatan (HKm)
3. Hutan Tanaman Rakyat (HTR)
4. Hutan Adat (HA)
5. Hutan Kemitraan (HK)
Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo yang memiliki fakultas perikanan, kemaritiman, dan kehutanan, dimana dalam salah satu program studinya ialah konservasi hutan. Dalam program studi tersebut beberapa mata kuliahnya memfokuskan tentang penelitian, pendampingan, dan pemberdayaan.
Hal tersebut disadari bahwa kebutuhan saat ini dalam bidang kehutanan lebih kepada perhutanan sosial. Sehingga dengan adanya beberapa mata kuliah yang bersinergitas dengan beberapa keinginan dan kebutuhan pemerintah dan pasar luaran dari Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo khususnya Fakultas perikanan, kemaritiman, dan kehutanan pada program studi konservasi hutan mampu menjawab kebutuhan dan keinginan pemerintah, swasta, dan masyarakat. sesuai dengan skema perhutanan sosial.
Terlebih kepada kebutuhan akan tenaga fasilitator baik di perdesaan maupun kawasan hutan saat ini semakin tinggi. Akan tetapi ketersediaan tenaga teknis fasilitator tersebut belum memadai dan mencukupi. Sehingga hadirnya beberapa mata kuliah pada program studi konservasi hutan mampu untuk menjawab permasalahan tersebut.
Sebagai kampus riset yang berlandaskan ahlusunnah wal jamaah sesuai arahan dari bapak Dr. Ridwan Tohopi, M.Si selaku Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo. Beliau menginginkan kepada para pendidik agar mahasiswa di fokuskan untuk mengisi dan menempati spot laboratorium alam yang dimiliki oleh Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo.
Selain itu juga beberapa kerja sama yang dilakukan oleh pihak Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo dengan pemerintah daerah dan kota juga bersinergi dengan capaian dari visi misi Universitas. Oleh karena itu keinginan dan kebutuhan pemerintah, swasta, dan masyarakat dimasa yang akan datang akan di akomodir oleh luaran dari Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo
Lebih lanjut beliau juga mengarahkan pada proses perkuliahan di ruang lingkup Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo lebih di tekankan kepada wilayah praktek lapangan. Sehingga dengan begitu Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo menargetkan luaran yang bermental lapangan serta berfikir sesuai data dan fakta yang didapatkan tidak sebatas asumsi maupun opini. Hal tersebut telah dibuktikan dengan berbagai macam riset dan penelitian yang telah dilakukan oleh Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo.
