Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Polda Akan Berantas Segala Aksi Premanisme yang Meresahkan Masyarakat Gorontalo

Senin, 08 Februari 2021 | 23:55 WITA Last Updated 2021-02-08T15:55:52Z
Direktorat Reserse Kriminal Umum (DIR RESKRIMUM) Kombes Pol. Deni Okvianto, SIK.,M.H (Foto: Humas Polda Gorontalo) 


Gorontalo
- Direktorat Reserse Kriminal Umum (DIR RESKRIMUM) Kombes Pol. Deni Okvianto, SIK.,M.H, mengatakan pihaknya siap melakukan pemberantasan aksi premanisme di Google yang meresahkan masyarakat. 


Menurut Deni, aksi-aksi premanisme mulai dari mengancam, atau menggunakan kekerasan sehinnga terjadi penganiayaan dan pengeroyokan merupakan pelanggaran pidana.


Sikapnya itu merupakan Commander Wish Kapolri yang menginginkan Transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan). 


"Akibat adanya aksi premanisme jelas menimbulkan keresahan di masyarakat," Kata Kombes Pol. Deni Okvianto, SIK.,M.H, saat menjadi pemateri dialog interaktif yang dilaksanakan oleh TVRI Gorontalo dalam program Polda Gorontalo menyapa, Jumat (5/02/2021) 


Oleh karenanya, Deni menjelaskan dibutuhkan ketanggap segeraan Polri merespon apa yang diharapkan masyarakat yakni suasana yang aman, jauh dari rasa khawatir, dan ini sudah dilaksanakan oleh Polda Gorontalo beserta jajaran dengan melakukan kegiatan patroli. 


"Kami juga telah membuat kegiatan kring serse, ini semua adalah upaya-upaya pencegahan aksi premanisme maupun kriminalitas lainnya, selain itu kita juga lakukan penegakkan hukum bagi mereka yang terbukti melakukan tindak pidana,” ujar Deni.


Deni menegaskan jangan biarkan aksi premanisme berkembang di bumi Gorontalo. Dia pun berharap peran serta masyarakat, untuk membantu Polri mewujudkan situasi Kamtibmas di Wilayah Provinsi Gorontalo. 


"Berbagai akar permasalahan kriminalitas lebih banyak disebabkan oleh minuman keras, Polda berserta Polres jajaran terus melakukan pemberantasan," tegasnya


Namun, kata Deni, jika selama permintaan minuman keras (miras) masih banyak dengan kata lain budaya minuman keras masih ada di masyarakat, maka suplay minuman keras pun akan terus ada. 


"Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar, silakan informasikan jika ada yang masih menjual miras, ataupun barang-barang terlarang lainnya," harapnya


Dia menginginkan ada masyarakat dapat melaporkan ke pihaknya jika ada kegiatan-kegiatan baik seseorang atau kelompok orang yang mencurigakan termasuk aksi premanisme. 


"Ada babinkamtibmas dan juga babinsa disetiap desa silakan laporkan kepada mereka sehingga sejak dini hal-hal yang tidak kita harapkan bisa dicegah/diantisipasi," ucapnya


"Jangan biarkan aksi premanisme berkembang di wilayah kita ,untuk itu mari kita lebih peduli terhadap keamanan lingkungan,” tutupnya

×
Berita Terbaru Update