![]() |
| Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna M.H, saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Pelatihan Imam dan Khotib Angkatan I Tahun 2021 (Foto: Opan) |
Kota Gorontalo – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna M.H mengatakan sebagai daerah dengan pendidikan yang tinggi, maka para dai dan ustadz yang ada di Kota Gorontalo perlu terus meningkatkan kualitas dan kapasitas.
Hal itu
disampaikan Misnawaty Nuna, saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan Imam
dan Khotib Angkatan I Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Baznas Kota
Gorontalo, di Hotel Mega Zanur, Selasa (23/03/2021).
“Para Imam yang
bertugas di masjid-masjid harus memiliki kemampuan di atas rata-rata agar
jamaah tidak merasa bosan atau mereka tidak akan mendapatkan ke khusuaan karena
imam yang dalam bacaanya masih banyak kekurangan,” ujar Misnawaty
Selain tingkat pendidikan, kata Misnawaty jumlah masjid di Kota Gorontalo yang berjumlah 310 menjadi faktor lain perlunya
peningkatan kapasitas Imam. Menurutnya untuk memenuhi kebutuhan umat dibutuhkan
sumber daya manusia (Imam dan Khatib) yang memiliki kemampuan, skill, dan profesionalitas
“Pendidikan
yang tinggi berpengaruh pada bagaimana mereka merespon para Dai dan Ustadz
dalam menyampaikan dakwah, sehingga perlu bagi kita melaksanakan
kegiatan-kegiatan seperti ini, agar dapat melahirkan Imam-Imam dan Khatib yang
dapat memberikan kepuasan pada umat,” tuturnya.
Tak lupa, ia
menyampaikan apresiasinya kepada Baznas Kota Gorontalo selaku pelaksana
kegiatan. Sebab, kata Misnawaty hal itu sejalan dengan dengan visi Kemenag.
“Kami sangat
mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh Baznas ini karena secara subtantif
kegiatan ini merupakan tanggung jawab kami,” ucap Misnawaty.(RH)
