Kota Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengajak kepada semua masyarakat kota Gorontalo untuk dapat melestarikan lingkungan dengan cara merawat dan melestarikan pohon yang sudah ada di Wilayah Kota Gorontalo.
Marten menegaskan, harus ada pelarangan penebangan pohon yang sudah ada. Kecuali jika ada hal yang sangat mendesak. Misalnya ada pelebaran jalan di Kota Gorontalo.
"Jika ada pohon yang ditebang, pohon itu harus diganti oleh lembaga atau perusahaan yang melakukan penebangan pohon itu," Kata Marten Taha saat melakukan penanaman pohon di sepanjang jalan Jenderal Sudirman Kota Gorontalo, Sabtu (20/3/2021)
Penanaman pohon itu dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-293 Kota Gorontalo, dan Hari Bhakti Rimbawan, sertaHari Hutan Sedunia yang ke-38.
Marten mengajak ada kepedulian dalam melakukan penanaman pohon bersama. Meski waktu pertumbuhannya cukup lama, namun buatnya, pemeliharaan pohon harus konsisten.
"Penanaman pohon menjadi tangung jawab kita semua, bukan hanya menjadi tanggung bawa dinas lingkungan hidup, atau lembaga lainnya, karena itu merupakan tanggung jawab semua orang," ujar Marten
"Saya berharap ada kepeduliannya dalam melakukan penanaman pohon, agar pohon itu bisa tumbuh dan dapat bermanfaat untuk manusia," sambungnya
Tak hanya itu, kata Marten, harus ada penataan lingkungan yang baik, agar kelestarian lingkungan terpelihara. Menurutnya, walaupun ada pohon, tapi tata ruang tidak baik, maka akan berdampak pula kepada kehidupan manusia yang tidak baik.
"Pelestarian lingkungan, juga merupakan melakukan penataan lingkungan yang baik. Bagaimana lingkungan yang kumuh, harus kita rubah menjadi lingkungan yang baik," ucapnya
Marten meminta ada kerjasama dari semua pihak dalam melakukan pelestarian lingkungan di Kota Gorontalo. Minimal setiap rumah, menanam satu atau dua pohon, karena itu sangat bermanfaat untuk setiap rumah.
"Jika rumah sudah menanam pohon, maka akan tercipa suasana lingkungan yang asri, seha, bersih, dan indah," tutup Wali Kota Gorontalo, Marten Taha
